RENUNGAN RAMADHAN (TAMAT)

RENUNGAN RAMADHAN(TAMAT)

Saudaraku muslim renungilah..

Ramadhan sebentar lagi akan sampai di hadapan kita. Begitu banyak keistimewaan dan keutamaan bulan Ramadhan. Allah SWT menjanjikan pahala yang besar bagi kita yang senantiasa memanfaatkan, mengisi dan menghiasi bulan Ramadhan ini dengan ibadah dan amal sholeh.

Sungguh merugi diri ini, jikalau Ramadhan berlalu tanpa memperoleh ampunan. Suatu saat malaikat Jibril datang menemui Rasulullah SAW dan berkata kepada beliau “Barangsiapa mendapati bulan ramadhan namun tidak memperoleh ampunan sehingga masuk neraka maka semoga Allah SWT menjauhkan dirinya!” kemudian Rasulullah mengamininya.

Wahai saudaraku, jangan lewatkan kesempatan emas yang sangat bergharga ini, jangan biarkan bulan Ramadhan berlalu tanpa bekas dan persiapkan diri sebaik-baiknya menyambut bulan suci. Maghfirah (ampunan) Illahi siap menyambut hamba yang bersungguh-sungguh mengejarnya. Semua insan pasti pernah melakukan dosa dan kesalahan dan sebaik orang-orang yang bersalah adalah bertaubat. Betapa ruginya kita jika bulan Ramadhan berlalu tanpa secuil kebaikanpun yang kita peroleh.

Betapa meruginya bila kita hanya memperoleh lapar dan dahaga dari ibadah shaum yang kita lakukan. Pada hakekatnya puasa bukan hanya menahan makan dan minum saja akan tetapi menjaga ibadah puasa kita dari perkara-perkara yang merusak nilai puasa dan membuatnya sia-sia.

Seorang muslim sudah sepantasnya ingin meraih manisnya ketaatan ibadah bukan hanya selama Ramadhan akan tetapi juga ketika meninggalkan Ramadhan sehingga diharapkan setelah Ramadhan berlalu, menjadikan kita seorang pribadi muslim yang semakin meningkat kadar keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Oleh karena itu akhi muslim kita harus senantiasa thalabul ilmi terkait segala sesuatu di bulan Ramadhan, mulai dari persiapan menyambut Bulan Ramadhan yang agung, ibadah, amalan dan sunnah yang dituntunkan oleh Rasulullah SAW, perkara pembatal puasa dan perkara yang boleh dilakukan selama bulan Ramadhan, seputar iktikaf, lailatul qadar dan penempatan waktunya serta masih banyak lagi agar kita dapat meraih kemuliaan Ramadhan. Semuanya dibahas secara tegas, lugas, lengkap, terperinci, mudah dipahami dan sesuai dengan petunjuk Allah SWT dan Rasul-Nya.

Barangsiapa menjadi lebih baik daripada sebelumnya maka itu merupakan buah kesuksesan di bulan ramadhan dan barangsiapa yang tidak mendapat kebaikan pada bulan itu, niscaya sangat merugi. Tunggu Apa lagi persiapkan segala sesuatunya mulai dari sekarang saudaraku.

Dikutip dari :

Judul buku           : “Renungan Ramadhan”

Pengarang           :   Abu Ihsan Al Atsari

Penerbit                :   Pustaka At-tibyan

admin posted at 2009-7-22 Category: Ibadah, Info Kajian, Mimbar Ilmu, Ramadhan

One Response Leave a comment

  1. #1endri @ 2010-9-2 15:37

    terima kasih kepada an naba yang telah menambah pengetahuan anna tentang ilmu agama, semoga kita tetap dalam keimanan