MEMBELI SURGA
“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.” (QS. At Taubah : 111)
Harta yang diperhitungkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk diberi balasan kenikmatan surga bukanlah harta yang kita peroleh kemudian kita simpan, melainkan harta yang kita peroleh dengan jalan yang halal kemudian kita infakkan (nafkahkan) di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Suatu ketika, Rasulullah Shalallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Barangsiapa yang bersedekah, di surga nanti, ia akan memiliki seperti yang ia sedekahkan.”
Abu Dahdah Radhiallahu’anhu bertanya kepada Rasulullah Shalallaahu ‘alaihi wa Sallam ,“Wahai Rasulullah, aku memiliki dua kebun. Apabila salah satunya kusedekahkan, apakah kelak aku akan memiliki kebun seperti itu di surga?’
Rasulullah Shalallaahu ‘alaihi wa Sallam menjawab, “Benar.”
Abu Dahdah Radhiallahu’anhu kembali bertanya, “Apakah istri dan anak-anakku juga akan bersamaku di surga?”
Rasulullah Shalallaahu ‘alaihi wa Sallam menjawab, “Benar.”
Abu Dahdah pun membulatkan tekadnya untuk menyedekahkan kebunnya yang terbaik. Sesampainya di kebun itu, ia berjumpa dengan istri dan anak-anaknya. Ia pun menegaskan kepada mereka, “Aku akan menyedekahkan kebun ini. Dengan begitu, aku membeli kebun seperti ini di surga. Adapun engkau, istriku, akan bersamaku dan seluruh anak kita.”
Tiba-tiba saja meneteslah air mata bahagia dari kedua pelupuk mata istrinya yang beriman itu.
Istri Abu Dahdah lalu berkata, “Semoga yang engkau jual dan beli diberkati Allah Subhanahu wa Ta’ala, wahai suamiku.” Istri Abu Dahdah kemudian segera memanggil anak-anaknya dan meninggalkan kebun itu karena sudah bukan milik mereka lagi. Akhirnya, kebun itu menjadi milik umat Islam yang miskin.
Kisah diatas dikutip oleh Al-Kalbi dalam tafsirnya saat menjelaskan surah Al-Baqarah ayat 245,
“Barangsiapa meminjami Allah dengan pinjamannya yang baik maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Baqarah ayat: 245)
Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Tahu bahwa membelanjakan harta adalah suatu hal yang sulit untuk di lakukan, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala meragamkan cara untuk melakukan hal tersebut, dan Allah mengajarkan kepada Rasulullah untuk mediasi-mediasi yang tiada duanya dalam menggerakkan umat Islam agar bersemangat dalam menginfakkan harta di jalan Allah serta menjaga diri agar tidak menjadi orang kikir.
Lantas apa sajakah mediasi-mediasi tersebut? Insya Allah akan Anda dapatkan dalam buku “Membeli Jannah Dengan Harta” terbitan An-Naba’, Solo
Tweet







ingin menangis rasanya membaca kisah ini, semoga awak bisa seperti itu, memang selayaknya manusia memilih yang kekal daripada yang fana, semoga Allah memberkati.
Subhanallah…
dua hal yang bisa membinasakan manusia yakni tamak dan bakhil, naudzubillah… kita berlindung dari kedua fitnah tersebut
Subhanallah.. Kita patut renungi.
subhanallah
ane juga akan berusaha ya Allah
subhanalloh, mg ana bs membelinya. Y Allah berilah hmba rzq yg mnjadi wasilah utk brtmu dgMu.
like this…masya Alloh
Mudah mudahan ana bisa menjadikan kisah diatas sebagai tolak ukur untuk beramal ..amin
Jadi semangat untuk sedekah.
Jazakumullah khairan atas artikelnya
Subhanallah, benar2 cerita yang menyentuh hati nurani … mudah2 an kita dapat mencapai surgaNYa, amin
syukron khairon katsiiron ata nasihatnya dan artikelnya….INSYA ALLAH BERMANFAAT
subhanallah..untuk mendapat syurga Allah itu memerlukan pengorbanan yang sangat kuat..dapat dilihat dari artikel ini juga bahawa,bila kita hendak melakukan sesuatu kebaikan,ia memerlukan kepada sokongan..sama ada daripada keluarga,suami,isteri dan sebagainya..pentingnya ada suami yang soleh@isteri yang solehah..semoga kita sentiasa dalam lindunganNya..ameen.
subhanAllah
Untuk menikmati fasilitas di dunia kita rela menebusnya dengan harga mahal…
untuk meraih surga yaa..tentunya lebih rela berkorban yang lebih …lebih.
dan lebih .!
kita harus bs Ikhlash dalam semua amalan kita
bagus
Assalamu’alaikum warohmatuallah…
Q ta izin wat Copy pasTE yagh???
“Subhanallah..artikel yang menginpirasi agar semangat dan ikhlas dalam bersedekah”syukran