Mendulang Pahala
Dunia adalah jembatan menuju negeri akhirat. Memperbanyak bekal itulah wasiat yang pernah disampaikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam kepada seluruh umatnya. Dan sebaik-baik bekal adalah ketakwaan dan amal shalih.
Suatu hari Rasulullah bertanya kepada para sahabatnya, siapakah manusia jenius itu? Jawaban para shahabat beraneka ragam, dan Rasulullah memberikan jawaban yang menyenangkan dan menyejukkan, yakni mereka yang mempersiapkan bekal di dunia ini untuk kehidupan setelah kematian, yaitu negeri akhirat.
Al-Qur’an mengaitkan kata “takwa” dengan perintah untuk “berbekal”, seperti firman Allah -Subhanahu wa Ta’ala berikut:
“Berbekallah kalian semua, karena sebaik-baik bekal adalah takwa.” (QS. Al-Baqarah: 197)
Allah -Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan manusia untuk mengambil “bekal” sebanyak-banyaknya, dan takwa adalah bekal yang dimaksud. Maka, jika engkau ingin menjadi kekasih Allah -Subhanahu wa Ta’ala jangan hanya mengumpulkan harta atau jabatan, tapi tingkatkan takwa kita kepada Allah -Subhanahu wa Ta’ala. Inilah yang akan menjadi “kendaraanmu” untuk bertemu dengan Allah -Subhanahu wa Ta’ala di surga.
Agar engkau benar-benar bisa bertakwa maka jangan sampai terkecoh oleh silau kekayaan dunia. Kekayaan itu ibarat air laut, semakin engkau minum semakin membuat haus. Dan, kalau sudah demikian seseorang akan melupakan Allah -Subhanahu wa Ta’ala. Sebagai peringatan bagi manusia, maka Allah -Subhanahu wa Ta’ala menghubungkan kata “takwa” dengan “pakaian” sebagaimana firman-Nya:
“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan.” (QS. Al-A’raf (7): 26)
Ayat ini hendak memberi tahu manusia bahwa sebaiknya mereka tidak terpedaya oleh apa yang dimilikinya, baik berupa busana maupun pakaian. Karena pada kenyataannya, banyak manusia mengira bahwa semua yang ia miliki adalah hasil dari jerih payah dan jasa-jasanya. Padahal Allah telah mengingatkan bahwa semua yang hamba-Nya peroleh adalah bagian dari karunia dan anugerah-Nya. Kemudian Allah -Subhanahu wa Ta’ala meneruskan firman-Nya:
“…dan pakaian takwa itulah yang lebih baik.” (QS. Al-A’raf (7): 26)
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
“Maukah kuberitahukan kepada kalian amalan yang paling baik, paling suci dan paling tinggi derajatnya disisi Pencipta kalian? Yang lebih baik daripada infak dengan emas dan perak dan yang lebih baik daripada kalian bertemu musuh lalu kalian memukul leher-leher mereka (dengan pedang) dan mereka memukul-mukul leher kalian?”. “Tentu,”jawab para sahabat. Rasulullah pun menjawab: “Dzikir kepada Allah.” Hadits Shahih, lihat Shahihul Jami’ nomor 2629.
Hadits tersebut di atas menjelaskan salah satu dari sekian banyak amalan yang pahalanya berlipat ganda di dalam timbangan. Syamsuddin dalam bukunya “Mendulang Pahala Menuai Surga” menjabarkan amal kebaikan yang akan menghantarkan kita kepada rahmad Allah, dan rahmad Allah tersebut akan menghantarkan kita kepada jannah-Nya. Di antara amalan tersebut adalah : shalat sunnah; puasa sunnah; sedekah jariyah; birrul walidain; dan masih banyak lagi.
Beliau juga memberikan tips agar kita menjadi manusia yang kaya akan pahala; diantaranya adalah (1). Menjauhi segala bentuk kemaksiatan, (2) Tidak bersikap takabur dengan amal yang telah dilakukan; (3) Menjaga akhlak yang baik.
Sungguh jelas wahai Saudaraku, sebaik-baik bekal dan sebaik-baik pakaian atau perhiasan adalah takwa dan amal shalih, bukan emas, harta atau pakaian dari sutra. Maka mulai sekarang persiapkanlah bekalmu itu.
_____________
“Mendulang Pahala Menuai Surga”, penulis Syamsuddin, Penerbit Daar An-Naba‘, Solo
Tweet







Alhamdulillaah artikel yg bermanfaat,mengingatkan diri sendiri bahwa rezeki yg didapat dari pekerjaan yg dijalani selama ini adalah karunia dari Allah Subhanahu wa ta’ala
Alhamdulillah, artikel ini semakin menguatkan keinginan untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah, … ingin menjadi kekasih Allah… Ya Allah, jadikanlah hambaMu ini umatMu yang selalu mencintaiMu di atas segalanya dan bantulah hamba untuk bisa selalu mencintaiMu di atas segalanya, amiin…
Alhamdulillaah artikel yg bagus dan sangat bermanfaat, semoga kita semua senantiasa meperindah pakaian takwah dan amal saleh kita.. amin
terimakasih banyak pada crew an-naba yang slalu mengingatkan saya akan pentingnya negri akherat kelak., seoga amal ibadah akhi semua dterima Allah SWT.
Alhamdulillah bagus banget,, Insya Allah sangat bermanfaat sekali bagi muslimin.
Alhamdulillah,artikel yg sgt bermanfaat…ya Alloh aku berlindung kpdMu dr keburukan Akhlaq,’Amal dan Nafsu….jazaakalloh khoir ust…
Ya, shiip. syukron katsiiron atas artikel/nasehatnya. semoga kita senantiasa mampu berbekal takwa.
subhanalloh ketika kita pasrah pada Alloh, dengan berbekal iman yang teguh. saya yakin rizki pasti akan selalu mengalir.
trimakasih atas kiriman hadistnya. sukron
thanks…. untk infonya…..!!!!
insyaAllah brmanfaat bgi Qt smua….
amin…
SUbhanallah sukron ya akhi atas pencerahannya
Jazakallah.
Semoga saya bisa selalu mengenakan pakaian takwa setiap saat.
syukron.
sukron… insyaALLOH bermanfaat,,, _ watawa shoubil haqqi… (^-^)
alhamdulillah…artikel ini mengingatkan kita kembali,apakah tujuan kita hidup d dunia ini ???,& kemana kita setelah ini ???,sudahkah kita menyiapkan bekal yg cukup untuk menuju kehidupan yg lbh kekal & abadi ???…mg allah membimbing kita untuk istiqomah d jalan-Nya…amin
Alhamdulillah. artikelnya sangat bagus. jazakumullah crew an-naba yang selalu mengingatkan kita.
Subbahannallahu artikel yang penting buat kita semua agar kita secepatnya menyiapkan bekal untuk kita dengan bekal yang terbaik alhamdulillah…..dan selalu berusaha istiqamah dijalan-Nya yang haq……..sesuai tuntunan Rasulullah
Dari Allah. Untuk Allah dan akan kembali ke Allah. Semoga amal ibadah kita tidak sia-sia, semoga amal ibadah kita diterima olehNya. Luruskan Niat. Raih RidhloNya. Jzk.
terimakasih atas artikelnya, sangat bermanfaat.. ^_^
Alhamdulillah … smoga Allah senantiasa memberikan hidayah bagi kita untuk sll mengingatNYA
subhanallah…artikelnya bagus sekali,,,sgt menggugah hati..ana izin cofy paste ,biar bs dibaca swaktu2 kalo gk buka email,,syukrn wajazakumllahu khairn.
alhamdulillah artikel bagus nie………
sukses slalu
subhanallah,artikel yg sgt bagus.betapa banyak org2 dijaman sekarang yg hanya mementingkan harta,harta,dan harta.semoga kita terlindungi.
kadang qta lupa, m’anggap bhwa apa-apa yg qta miliki didptkan dari hasil usaha diri sndiri [kedudukan,kpintaran,ketenaran,dll]. Pdahal smua itu adalah peran dan takdir ALLOH TA’ALA smata. Mdh2an qta bisa m’jadi hamba yg slalu bersyukur serta mampu mncapai derajat “TAQWA”, aamiin..
ana minta maaf kpd selruh kru an naba’,krn baru baca semua artikel yang antum kirim ke email ana, smua artikel sangat bermanfaar bagiku, terima kasih.
SYukron Khaoiron Katsiiron,semoga Allah Merahmati seluruh Crew An-Naba,dan SEluruh Kaum Muslimin Yg IstiqomaH Di atas Pemahaman Yang Haq[Lurus]AL-QURAN,AS-SUNNAH,ALA FAHMI SALAF JAMII’AN RODHIALLAHU’ANHUM AJMA’IIN,,,DAN saudara kaum muslimin yg tertimpa fitnah perpecahan,semoga ALLAH memberikan HIDAYAH DAN TAUFIQ-NYA.DAN SAUDARA KAUM MUSLIMIN YG TERTINDAS DI NEGRI2 ISLAM SEMOGA ALLAH MEMBALAS,KEDZOLIMAN MEREKA YG MENINDAS…AMIN…AMIN..AMIN…YA ROBBAL’ALAMIIN.
ILHAM