Kondisi Darurat Ketika Shalat

Berbagai persoalan yang harus segera dijawab sering muncul dalam keseharian kita. Tetapi terkadang kita sulit menemukan jawabannya secara praktis. Ada banyak hal yang mempengaruhinya. Mungkin karena minimnya pengetahuan kita tentang Islam sehingga sulit mencerna paparan jawaban persoalan tersebut dalam buku-buku tebal. Atau bisa juga disebabkan jauhnya kita dari nara sumber yang bisa kita tanyai tentang persoalan tersebut.

Bertanya. Itulah pintu segala ilmu. Jalan menuju hidayah. Dan cara untuk mendapatkan jawaban dari sebuah persoalan. Dan metode inilah yang digunakan oleh para penuntut ilmu dalam usahanya keluar dari kejahilan, bahkan ia digunakan oleh siapapun yang sedang mendapatkan kesulitan.

Misalnya seseorang sedang mendapatkan kesulitan/ was-was ketika shalat, berikut sebuah artikel tentang salah satu was-was tersebut len gkap solusi penjelasannya. More »

VN:F [1.8.8_1072]
Rating: 8.7/10 (9 votes cast)
VN:F [1.8.8_1072]
Rating: +9 (from 9 votes)

KEPADA SAUDARAKU YANG SEDANG SAKIT

Wahai saudaraku sesama muslim yang sedang sakit…

Wahai saudaraku yang terbaring lemas di atas ranjang putih karena terpaksa…

Wahai saudaraku yang sedang kehilangan kesehatan serta diharamkan menikmati rasanya afi’at…

Assalaamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakaatuhu

Waba’du….

Salah satu bentuk nikmat yang dianugerahkan Allah kepada hamba-hamba-Nya adalah nikmat keselamatan, afiat dan kesehatan. Nikmat tersebut laksana mahkota raja di atas kepalanya, yang tidak dapat dirasakan kecuali oleh mereka yang sedang sakit yang terbaring lemas, merana dan merintih di atas ranjang-ranjang putih. Mereka merasakan kepedihan hati (karena sakit) siang dan malam. Mereka semua berada di bawah naungan kasih sayang Allah. Kemudian juga dalam pengawasan para perawat serta dokter. Mereka tidak memiliki kekuatan ataupun siasat cerdik untuk keluar dari kondisi tersebut, kecuali dengan kemurahan dan rahmat Allah. More »

VN:F [1.8.8_1072]
Rating: 9.3/10 (11 votes cast)
VN:F [1.8.8_1072]
Rating: +17 (from 17 votes)

Kembalinya Seorang Hamba

Salah satu diantara rahmad Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada hamba-Nya adalah, Dia tidak menganggap dosa sebagai harga mati, tidak pula dianggap sebagai sesuatu yang apabila sekali melekat, selamanya tidak dapat dihapus. Namun rahmad Allah Subhanahu wa Ta’ala menganggap dosa bagaikan noda, manakala pelaku dosa tersebut berusaha membersihkannya, niscaya Dia akan menyucikannya. Konsep penyucian diri dari dosa dalam terminology Islam dinamakan ‘taubat’.

Manakala pelaku dosa telah menjalankan taubat, dan diterima taubatnya, maka dirinya akan kembali bersih dari segala dosa, fitrah bagaikan awal dari kelahirannya.

Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah wahai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung” (QS. An-Nur  31).

More »

VN:F [1.8.8_1072]
Rating: 10.0/10 (8 votes cast)
VN:F [1.8.8_1072]
Rating: +6 (from 8 votes)

Pengertian Sekulerisme

Kamus-kamus yang dikarang di negara-negara barat, yang notabene tempat tumbuhnya sekulerisme, telah memuat semua bagan pembahasan dan penelitian tentang sekulerisme. Tercantum dalam kamus bahasa inggris bahwa kata “ilmany” (penganut sekulerisme) berarti :

1. yang berorientasi kepada keduniaan atau materi

2. bukan seorang yang agamis (spiritulalis)

3. bukan seorang yang suka beribadah dan bukan seorang pendeta.

Dalam kamus tersebut juga tertera jelas bahwa sekulerisme disebutkan : Sekulerisme adalah suatu paham yang menyatakan bahwa akhlak dan pendidikan seharusnya tidak berlandaskan pokok-pokok ajaran agama.

Dalam buku ensiklopedia Inggris, disebutkan tentang sekulerisme ialah : suatu pergerakan sosial yang bertujuan mengalihkan aktfitas manusia dari orientasi ukhrawi (kehidupan akhirat) kepada orientasi duniawi semata.

Apa yang disebutkan di atas memiliki dua pengertian : More »

VN:F [1.8.8_1072]
Rating: 9.1/10 (7 votes cast)
VN:F [1.8.8_1072]
Rating: +6 (from 6 votes)

Hati yang Jernih

Mengapa hati cenderung tertarik dengan dosa-dosa dan menjauh dari pahala?

Mengapa banyak peringatan tidak membuat orang jera berbuat nista?

Mengapa hati tidak tertarik dengan imbalan pahala dan kedudukan yang tinggi di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala?

Bila hati jauh dari dzikrullah, tilawah Al-Qur’an, istighfar, do’a, dan qiyamullayl, maka air mata tak pula meleleh di kala ingat akan dosa atau diingatkan tentang neraka. Saat itulah hati telah keras membatu.

Lalu adakah kiat untuk melembutkan hati itu?

More »

VN:F [1.8.8_1072]
Rating: 9.3/10 (12 votes cast)
VN:F [1.8.8_1072]
Rating: +9 (from 11 votes)

BIRRUL WALIDAIN (Berbakti Kepada Kedua Orang Tua)

Berbakti pada kedua orang tua adalah sebuah kewajiban yang sangat luhur dan mulia. Allah Subhanahu wa Ta’ala seringkali menyandingkan perintah berbakti pada orang tua dengan perintah mengesakan-Nya. Ini menunjukkan agungnya hak kedua ibu bapak. Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu pernah bertanya kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam:

اَيُّ اْلأَعْماَلِ أَفْضَلُ؟ قَالَ: الصَّلاَةُ عَلَى وَقْتِهَا. قُلْتُ: ثُمَّ أَيٌّ؟ قَالَ: بِرُّ الْوَالِدَيْنِ. قُلْتُ: ثُمَّ أَيٌّ؟ قَالَ؟ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ

“Amalan apa yang paling utama?” Beliau Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab, “Mengerjakan shalat tepat pada waktunya.” Aku bertanya lagi, “Kemudian apalagi?” Beliau menjawab, “Berbakti kepada kedua orang tua.” Lalu aku bertanya lagi, “Kemudian apalagi?” Beliau menjawab, “Jihad fi sabilillah.”[1]

Birrul walidain kita buktikan dengan berusaha membalas jasa kedua orang tua kita meskipun tiada sebanding dengan jerih payah yang telah mereka berikan dalam mengasuh kita.

Dan berbakti kepada orang tua merupakan jalan menuju surga. More »

VN:F [1.8.8_1072]
Rating: 10.0/10 (5 votes cast)
VN:F [1.8.8_1072]
Rating: +6 (from 6 votes)

Wasiat Nabi Yahya bin Zakariya

Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla telah memerintahkan Yahya bin Zakariya ‘Alaihis Salam dengan lima kalimat, agar ia mengamalkannya dan menyuruh Bani Israil agar mengamalkannya. Namun beliau seolah lambat untuk menyampaikannya. Maka Nabi Isa ‘Alaihis Salam berkata, ” Sesungguhnya Allah memerintahkannmu dengan lima kalimat agar engkau amalkan dan menyuruh Bani Israil agar mengamalkannya. Engkau yang menyuruh mereka atau aku yang akan menyuruh mereka?” Nabi Yahya ‘Alaihis Salam berkata, ” Aku takut bila engkau mendahuluiku menyampikannya aku akan ditenggelamkan ke dasar bumi atau aku akan diadzab.” Maka Nabi Yahya ‘Alaihis Salam mengumpulkan Bani Israil di Baitul Maqdis, sehingga penuhlah masjid.

Mereka duduk di atas tempat yang tinggi. Nabi Yahya ‘Alaihis Salam berkata, “Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla telah memerintahkan aku dengan lima kalimat dan menyuruhku agar mengamalkannya dan aku menyuruh kalian agar mengamalkannya.

Pertama, agar kalian menyembah Allah Azza Wa Jalla semata, dan tidak mempersekutukannya dengan sesuatu apapun. Sesungguhnya perumpamaan orang yang berbuat syirik adalah seperti seorang lelaki yang membeli seorang budak dari harta pribadinya berupa emas dan perak. Ia berkata kepada budaknya, “Ini adalah rumahku, dan ini adalah pekerjaanku, bekerjalah dan tunaikanlah pekerjaan untukku.” Namun budak itu bekerja dan menunaikan pekerjaannya untuk selain tuannya.  Siapakah di antara kamu yang rela budaknya seperti itu? More »

VN:F [1.8.8_1072]
Rating: 7.4/10 (9 votes cast)
VN:F [1.8.8_1072]
Rating: +1 (from 1 vote)

Maha Pemurah

Allah Yang Mahakuasa, Maha Pengasih, dan Maha Penyayang, telah berfirman dalam al-Qur’an bahwa Dia dekat dengan manusia dan akan mengabulkan permohonan orang-orang yang berdoa kepada-Nya. Adapun salah satu ayat yang membicarakan masalah ter­sebut adalah:

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi-Ku, dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebe­nar­­an.” (QS. al-Baqarah: 186).

More »

VN:F [1.8.8_1072]
Rating: 10.0/10 (8 votes cast)
VN:F [1.8.8_1072]
Rating: +9 (from 9 votes)

BERHIAS DENGAN AKHLAK YANG BAIK

Perhiasan terbaik bagi seseorang adalah agama yang kuat dan akhlak yang mulia. Sesungguhnya kebaikan akhlak merupakan sifat yang mulia nan tinggi. Barangsiapa yang menghiasi dirinya dengannya, niscaya sifatnya akan terhias indah dan hatinya akan jernih. Akhlak yang baik mencabut kedengkian dan memikat hati. Akhlk yang baik merupakan kehidupan kedua dan kehormatan abadi bagi setiap muslim. Akhlak yang baik merupakan sifat yang tinggi. Segala makna yang dikandungoleh sifat ini mensucikan seorang muslim dari kotoran-kotoran lisan dan kalbu. Kemudian, dengan semua itu dia menaiki martabat ihsan kepada penciptaNya dan sesama manusia. Dengan akhlak mulia, seorang muslim akan meraih kesempurnaan dalam imannya. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.” (HR. At-Tirmidzi no. 1082. Dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Shahih Al-Jami’ no. 1232)

Allah Ta’ala memuliakan dan meninggikan kedudukan akhlak yang mulia. Dan dia memberikan kepada pemiliknya pahala yang besar dan melimpah. Dimana dia menjadikan pahalanya sebagai pahala terberat di atas Mizan (timbangan Akhirat). Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda dalam hadits oleh Abu Darda Radhyiallahu’anhu :

“Tidak ada yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin melainkan akhlak yang baik. Sesungguhnya Allah Ta’ala membenci kekejian dan keburukan.” (HR. At-Tirmidzi no. 2002 dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Shahihul Jami’ no. 5632).

More »

VN:F [1.8.8_1072]
Rating: 8.7/10 (7 votes cast)
VN:F [1.8.8_1072]
Rating: +6 (from 6 votes)

Jadilah Wanita Paling Mulia

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberikan isyarat bahwa yang paling mulia diantara hamba-hamba-Nya adalah yang paling bertakwa kepada-Nya. Maka tiadalah suatu kemuliaan akan terwujud kecuali beriringan dengan ketakwaan

Harus ada pembeda untuk membedakan antara muslimah yang benar-benar bertakwa dan muslimah yang hanya mengaku bertakwa padahal dia tidak meniti jalan takwa, atau bahkan dia berada di jalan yang salah. Oleh karena itu -sebagai pembeda- penjelasan tentang sifat-sifat muslimah yang benar-benar bertakwa sangat diperlukan. Semoga sifat-sifat di bawah ini dapat mewakilinya:

1. Mencintai Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya.

Kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya, akan mendorong seorang muslimah untuk senantiasa taat kepada Allah -Subhanahu wa Ta’ala- dan Rasul-Nya.

More »

VN:F [1.8.8_1072]
Rating: 6.2/10 (13 votes cast)
VN:F [1.8.8_1072]
Rating: +9 (from 9 votes)