SEBAB-SEBAB MASUK SURGA

Siapa sih yang tidak mau termasuk orang yang masuk surga berikut kami berikan beberapa sebab-sebab masuk surga :

1. Keutumaan Dan Besarnya Pahala Tauhid. Salah Satunya Adalah Ia

Dapat Menghapus Dosa-Dosa.

Allah Ta’la berfirman:

“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan keimanan mereka dengan kedhaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-An’am: 83).

Makna (Adh-dhulm) adalah syirik sebagaiman yang telah dijelaskan dalam sebuah hadis shahih dari Nabi Shalallahu ‘alaihi Wa Sallam yang diriwayatkan oleh imam Bukhari.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa Sallam bertanya kepada Mu’ad ra:

((يَا مُعَاذٌ, هَلْ تَدْرِي حَقُّ اللهِ عَلَى العِبَادِ؟ وَمَا حَقُّ العِبَادِ عَلىَ اللهِ؟)) قُلْتُ: اللهُ وَرَسُوْلُهُ أَعْلَمُ، قاَلَ: ((فَإِنَّ حَقَّ اللهِ عَلىَ عِبَادِهِ: أَنْ يَعْبْدُوهُ وَلاَ يُشْرِكُوا بِهِ شَيْئاً، وَحَقَّ العِبَادِ عَلىَ اللهِ: أَنْ لاَ يُعَذِّبَ مَنْ لاَ يُشْرِكْ بِهِ شَيْئًا)). فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ، أَفَلاَ أُبَشِّرُ بِهِ النَّاسَ؟ قَالَ: ((لاَتُبَشِّرُهُمْ فَيَتَّكِلُوا))

“Wahai Mu’ad, apakah kamu tahu hak Allah atas hamba-hambaNya dan hak hamba-hambaNya atas Allah ?” Aku menjawab: “Allah dan Rasul-Nya Yang Maha Tahu: “Beliau Shalallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya hak Allah atas hamba-hambaNya adalah mereka diperintahkan agar beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Sedang hak hamba-hamba-Nya atas Allah adalah Ia tidak akan mengadzab orang yang tidak menyekutukan-Nya dengang sesuatupun”. Kemudian aku bertanya: “Wahai Rasulullah bolehkan aku sampaikan hal ini kepada manusia? “Beliau menjawab: “Jangan kamu kabarkan kepada mereka, karena nanti mereka hanya bertawakan saja”. (HR. Mutafaqun ‘alaih).

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda:

مَن قَالَ: أَشْهدُ أنْ لاَ إِلهَ إلاَ الله ُوَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ, وَ أن مُحمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُولُه, وَ أَن عِيْسَى عَبدُ اللهِ وَ ابنُ أمَّتِهِ وَ كَلمتُهُ أَلْقَاهَا إِلىَ مَرْيَمَ وَ رُوْحٌ مِنْهُ, وَ أنَّ الجنَّةَ حَقٌّ, وَ أَنَّ النَّارَ حَقٌّ, أَدخَلَهُ الله ُمِن أَيِّ أبوَابِ الَجنَّةِ الثَمَانِيَةِ شَاءَ.

“Barangsiapa mengucapkan: Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya, Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, Nabi Isa adalah hamba Allah dan anak hambanya, sedangkang kalimat yang diberikan kepada Maryam dan ruh adalah dari-Nya. Surga adalah haq (benar adanya), neraka adalah haq, maka niscaya Allah akan memasukkannya melalui delapan pintu surga yang Ia kehendaki.” (HR. Muslim)

Dalam riwayat Muslim disebutkan pula: “Allah akan memasukkannya ke dalam surga sesuai dengan amalannya.”

Dalam riwayat Bukhari dan Muslim dari hadits Utban Radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda:

فَإنَّ الله َحَرَّمَ عَلَى النَّارِ مَن قاَل: لاَ إِلَهَ إَلاَّ الله ُيَبْتَغِي بِذَلِكَ وَجَهَ اللهِ.

“Sesungguhnya Allah mengharamkan atas neraka bagi siapa saja yang mengucapkan: Tidak ada Ilah yang berhak di sembah kecuali Allah, semata-mata karena mengharap wajah Allah.”

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda:

قَالَ الله ُتِعَالَى: …يَا ابْنَ آدَمَ, إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِي بِقُرَابِِ الأَرْضِ خَطَايَا, ثُمَّ لَقِيْتَنِِي لاَ تُشْرِكْ بِي شَيْئًا, لَأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغْفِرَةً

“Allah Ta’la berfirman: …Wahai anak Adam, seandainya kamu mendatangi-Ku dengan membawa dosa sepenuh bumi ini kemudian kamu menemui-Ku (wafat) namun kamu tidak menyekutukan-Ku dengan sesuatupun, maka Aku pasti akan mendatangimu dengan membawa ampunan sepenuh bumi pula…“(HR. Tirmidzy dan dishahihkan oleh Al-Albany).

2. Karena Gara-Gara Seekor Lalat Seseorang Bisa Masuk Surga Atau Neraka.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda: “Seseorang bisa masuk surga karena gara-gara seekor lalat dan ia juga bisa masuk neraka karena gara-gara seekor lalat pula.” Mereka (para shahabat) bertanya: “Bagaimana hal itu bisa terjadi ya Rasulullah?” Beliau menjawab: “Ada dua orang laki-laki melewati suatu kaum yang menyembah patung. Mereka tidak akan membiarkan seorang pun lewat kecuali setelah mempersembahkan sesutu kepada patung tersebut. Mereka berkata kepada salah satu dari keduanya: Berkorbanlah… . Ia menjawab: Aku tidak punya sesuatu pun untuk aku persembahkan kepadanya. Mereka berkata: berkorbanlah meskipun hanya seekor lalat. Kemudian ia berkorban dengan seekor lalat, mereka pun membiarkannya lewat, maka ia masuk neraka. Kemudian mereka berkata kepada yang satunya. Berkorbanlah…. Ia menjawab: aku tidak akan berkorban dengan sesuatu pun kepada selain Allah Ta’la. Kemudian mereka membunuhnya, maka ia masuk surga”. (HR. Ahamad Rahimahullah. Syaikh kami Shalih Al-Fauzan dalam kitab ”Inayatul Mustafidz” mengatakan: “hadis ini mursal shahaby dari Thariq bin Syihab. Dan beliau juga mengatakan: mursal shahaby bisa dijadikan Hujjah).

3. Doa Untuk Menghilangkan Syirik Kecil Dan Syirik Besar.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda kepada Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu:

وَالذِّي نَفْسِي بِيَدِهِ لِلْشِرْكِ أَخْفَى مِن دَبِيْبِ النَّمْلِ أَلاَ أَدُلُّكَ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتَهُ ذَهَبَ عَنْكَ قَلِيْلُهُ وَ كَثِيْرُهُ؟ قَالَ: (( اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَ أَنَا أَعْلَمُ وَ أَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ))

“Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguh syirik itu lebih kecil dari pada semut yang merayap. Maukah aku tunjukkan kepadamu sesuatu yang apabila kamu lakukan maka syirik kecil maupun syirik besar akan hilang dari dirimu?” Beliau bersabda: “Ucapkanlah doa: ((Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu sedang aku mengetahui dan aku mohon ampun terhadap apa yang aku tidak ketahui)).” (HR. Bukhary dalam al-Adab al Muffrod dan dishahihkan oleh Al-Albany).

  1. Keutamaan Dan Kewajiban Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua.

Allah Ta’la berfirman:

“… Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tuamu…” (QS. An-Nisa: 36).

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda:

رَغِمَ أَنْفُ, ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُ, ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُ, قِيْلَ: مَنْ يَا رَسُوْلَ اللهِ ؟ قَالَ: مَنْ أَدْرَكَ أَبَوَيْهِ عِنْدَ الكَبِرِ أَحَدَهُمَا أَوْ كُلَّيْهُمَا فَلَمْ يَدْخُلُ الجَنَّةَ

“Celakalah, celakalah, celakalah”. Ada seseorang yang bertanya: “Siapakah dia ya Rasulullah?” Beliau menjawab: “Orang yang menjumpai kedua orang tuanya yang sudah tua, salah satu atau kedua-duanya, tapi dia tidak masuk surga”. (HR.Muslim).

(Roghima anfu) adalah suatu ungkapan kehinaan. Seakan-akan debu-debu melekat pada dirinya sebagai ungkapan atas kehinaan dirinya. Kita berlindung kepada Allah dari semuanya itu. Allah Ta’la berfirman: “… Dan barangsiapa dihinakan Allah, maka tidak seorangpun yang memulyakannya…” (QS. Al-Haj:.18)..

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa Sallam besabda:

لاَ يَجْزِي وَلَدٌ وَالِدًا إِلاَّ أَنْ يَجِدَهُ مَمْلُوْكًا فَيَشْتَرِيْهِ وَ يَعْتِقَهُ

“Seorang anak tidak boleh mengambil jizyah (pajak) dari orang tuanya, kecuali jika ia mendapati orang tuanya menjadi budak, maka hendaknya ia membelinya dan kemudian memerdekakannya”. (HR. Muslim).

VN:F [1.9.6_1107]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.6_1107]
Rating: 0 (from 0 votes)
SEBAB-SEBAB MASUK SURGA, 10.0 out of 10 based on 1 rating

admin posted at 2008-11-18 Category: Info Umum

Facebook comments:

Comments