Ujian Para Nabi

Kemudian coba perhatikan keadaan al-Kaliim Musa ‘Alaihissalam, cobaan yang telah diberikan kepadanya dan ujian mulai dari kelahirannya sampai akhir urusannya, hingga Allah Ta’ala mengajaknya berbicara dan mendekatkan diri beliau kepada-Nya, menuliskan kitab Taurat dengan tangan-Nya untuk beliau dan mengangkatnya ke derajat yang tinggi. Beliau telah bersabar dengan kesabaran yang tiada bisa dilakukan oleh orang lain. Beliau melempar lauh ke tanah hingga pecah dan memegang janggut Nabi Allah Harun ‘Alaihissalam dan menariknya ke arah beliau. Beliau telah menampar wajah malaikat maut dan mencungkil matanya. Beliau berdiskusi dengan Rabbnya tentang urusan Rasulullah Shalallahu’alaihi wa Salam dan Rabbnya, namun Allah Ta’ala tetap menyayanginya, dan tidak mengurangi kehormatan beliau di hadapan Allah Ta’ala dan tidak jatuh kedudukannya di sisi-Nya.

Bahkan beliau adalah hamba yang didekatkan di sisi Allah Ta’ala, kalaulah bukan karena cobaan-cobaan dan ujian-ujian berat yang telah dilewatinya dalam menegakkan agama Allah dan dalam melewati perkara-perkara berat antara Fir’aun dan kaumnya kemudian menghadapi Bani Israil dan gangguan mereka terhadap beliau serta kesabaran beliau dalam melayani mereka, tentu semua itu tidak akan beliau dapatkan.

Kemudian coba perhatikan keadaan al-Masiih Isa ‘Alaihissalam, kesabaran beliau menghadapi kaumnya dan ketabahan beliau dalam melaksanakan perintah Allah dan kesabaran beliau menghadapi kaumnya hingga Allah Ta’ala mengangkat beliau kepada-Nya, dan menyucikan beliau dari orang-orang kafir dan memberikan pembalasan terhadap musuh-musuhnya, memutus mereka di muka bumi dan menghancurkan mereka sehancur-hancurnya, mencabut kerajaan dan kejayaan mereka sampai hari Kiamat.

Dan jika engkau perhatikan sejarah Nabi Shalallahu’alaihi wa Salam dan engkau lihat perjuangan beliau menghadapi kaumnya, kesabaran beliau dalam menegakkan agama Allah, ketabahan beliau yang tidak dapat dilakukan oleh para nabi sebelum beliau, perobahan keadaan dari rasa aman kepada rasa takut, dari kaya ke miskin, dari keamanan dan mukim di kampung halaman kemudian berpindah darinya dan meninggalkannya karena Allah. Terbunuhnya kekasih dan pembela beliau di hadapan beliau. Demikian pula gangguan orang-orang kafir terhadap beliau dengan segala macam bentuk gangguan berupa ucapan, perbuatan, sihir, kedustaan, kebohongan terhadap beliau dan fitnah keji. Namun demikian beliau tetap sabar dalam menjalankan perintah Allah mengajak kepada agama Allah. Tidak ada Nabi sebelum beliau yang mendapat gangguan seperti yang beliau alami. Dan tidak ada yang tabah dalam menegakkan agama Allah seperti ketabahan beliau. Dan tidak ada Nabi yang diberikan seperti yang Allah berikan kepada beliau. Allah mengangkat sebutan beliau, menyandingkan nama beliau dengan nama-Nya, dan menjadikan beliau penghulu umat manusia, dan menjadikannya hamba yang paling dekat kepada-Nya, menjadikan beliau hamba yang sangat agung kedudukannya di sisi Allah dan menjadikan beliau hamba yang paling di dengar syafaatnya.

Ujian dan cobaan itu hakikatnya adalah kemuliaan bagi beliau. Tidak lain merupakan perkara yang dengannya Allah menambah kemuliaan dan keutamaan beliau. Dan membawa beliau ke derajat dan maqam yang tinggi. Itulah keadaan para pewaris beliau sepeninggal beliau. Yang paling utama adalah yang paling mendekati. Setiap orang mendapat bagian cobaan yang dengannya Allah membawanya kepada keutamaan menurut kadar mutaba’ah-nya (kepatuhannya) kepada Nabi Shalallahu’alaihi wa Salam dan bagi yang tidak mendapat bagian darinya maka bagiannya dari dunia ini adalah bagian yang memang telah diciptakan untuknya, yang telah disediakan untuk dirinya. Allah menjadikan bagiannya di dunia, ia makan dengan enak dan bersenang-senang, hingga ia mendapatkan bagian yang telah ditetapkan dalam al-Kitab. Para wali Allah mendapatkan ujian, sementara ia dalam keadaan bebas dari kehidupan yang hina. Mereka dalam keadaan takut sementara ia dalam keadaan aman, mereka bersedih sementara ia bergembira bersama keluarganya. Ia berada dalam satu kondisi sementara para wali Allah berada dalam kondisi yang lain. Ia berada di satu lembah sementara para wali Allah berada di lembah yang lain. Keinginannya hanyalah meninggikan kedudukannya dan menyelamatkan harta bendanya.

Sementara keinginan para wali Allah adalah meninggikan kalimat Allah dan memuliakan para wali-Nya, dan agar dakwah hanya milik Allah semata, dan agar hanya Allah semata yang disembah, bukan yang lain, dan Rasul-Nya yang ditaati bukan selain beliau. Dan Allah Ta’ala memiliki hikmah dalam menurunkan cobaan kepada para Nabi, Rasul dan hamba-hamba-Nya yang beriman, hikmah yang tidak akan bisa dicerna oleh akal siapapun.

Siapapun tidak akan mencapai maqam yang terpuji dan kesudahan yang mulia kecuali setelah melewati jembatan ujian dan cobaan.

Demikianlah tempat yang tinggi, jika tidak didaki

Kita tidak akan sampai ke puncaknya

Lintasilah ia dengan segala kesusah payahan

Wallahu A’lam.

………
Diambil dari buku “Pesan-pesan Pemikat Cinta” terbitan An-Naba, Solo

…………….

VN:F [1.8.8_1072]
Rating: 9.1/10 (7 votes cast)
VN:F [1.8.8_1072]
Rating: +6 (from 6 votes)
Ujian Para Nabi9.1107
admin posted at 2010-7-13 Category: Mimbar Ilmu
Comments
  • Syafril

    Jazakallahu khairan katsiira

    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  • Subhanalloh … semoga menjadi ibroh bagi kita.

    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  • kiky rufaidah

    assalamu`alaikum warahmatulloh wabarakatuh,jazakumulloh khayron katsir artikelnya,na`am karena sabar merupakan salah satu sifat seorang muslim,sabar pahit dirasa tapi manis kesudahan nya,barakallohufiikum buat kru pustaka an naba.di tunggu artikel berikut nya,

    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  • arini rahmah

    assalaamu’alaykum….subhanaallah,,,begitu besarnya perjuangan para nabi jika dibandingkan semagat ana yang masih kurang…mudah2an Alloh subhana wa ta’ala senantiasa memberikan rahmat dan petunjuk-Nya serta istiqomah dalam menuntut ilmu yang Haq dan mengamalkannya….jazakumullah khoyron katsiron atas artikel baru ini,,,,ana mohon izin untuk menyebarlusakannya kepada teman2 yang lainnya…barokallahu fikum

    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  • arif

    jazakallahu khairan atas kiriman artikelnya.

    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  • abu dihyah

    Subhanallah…,jazaakallah khoir ust…

    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  • Apabila dalam ilustrasinya lebih banyak gambaran peristiwa berkenaan dengan sejumlah nabi-nabi lainnya, misal Nuh, Luth, dan nabi lainnya, bukan hanya nabi Musa, maka judul postingan akan lebih proporsional

    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  • hasan asari

    wa’alaikum salam warahmatullahi wabarkaatuh
    alhamdulliah bi khair, jazakumullahu khairan atas artikel yang diberikan kepada ana, semoga kita tetap istiqomah dijalan Rosulullah SAW. aiem

    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  • abu naufal

    jazakallahu

    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  • yanto

    Assalamu’alaikum ,jazakallah ustad ..yang tdk bosan-bosannya mengirimi artikel dan nasehat ke ana…semoga Allah selalu merahmati ustad.Semua artikel yang ustad kirimkan,alhamdulilah ana selalu baca meskipun terlambat bacanya,menambah pemahaman ana terhadap islam.Tetap semangat ya ustad dalam berdakwah…

    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  • muhamad muhaimin

    Terima kasih atas kiriman artikel ini, semoga yang mengirimkan mendapat pahala oleh Allah Subhanahu wa ta’ala

    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  • Lina

    SUBHANALLAH…

    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  • abu abdillah

    wa’alaikumsalam warahmatullohi wabarakatuh. barakallohufiik akhi, sungguh suatu ibroh yang patut kita renungi untuk dapat kita mengambil pelajaran di dalamnya. tetap istiqomah di atas manhaj yang hak, sesuai kitabulloh dan sunnah Rasul-nya sallallahu ‘alaihi wassalam.

    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    UN:F [1.8.8_1072]
    Rating: +1 (from 1 vote)
Leave a Comment

Threaded commenting powered by Spectacu.la code.