Wafatnya Rasulullah adalah Musibah Paling Besar Bagi Umat Islam

Setiap orang yang meninggal dunia pasti akan menyisakan pengaruh dalam diri orang yang mengagungkannya. Wafatnya Rasulullah tidak hanya berdampak pada diri sahabat saja, namun segenap umat beliau juga terkena oleh dampak ini.

Diantara dampak yang paling besar adalah terputusnya wahyu dari langit. Yang karenanya seorang sahabiyah seperti Ummu Aiman menangis dan tangisannya membuat Abu Bakar dan Umar bin Khathab juga ikut menangis. Ini menunjukkan bahwa sejak wafatnya Rasulullah wahyu tidak akan pernah turun lagi ke dunia ini sampai hari kiamat nanti.

Tapi saksikanlah, bagaimana hal ini telah berubah. Sebagai kaum muslimin meyakini bahwa ada manusia setelah Rasulullah yang mendapatkan wahyu dan berhak menyandang predikat kenabian. Merekapun tidak tanggung-tanggung membela dan mempertahankan nabi palsu dan sesat tersebut. Mengikuti dan mengamalkan ajarannya. Padahal Rasulullah telah bersabda, “Aku adalah penutup (paraNabi).” (HR. Al-Bukhari)

Kepergian Rasulullah telah membawa musibah bagi umatnya hingga hari kiamat. Berbagai paham dan pemikiran muncul dan saling serang dan bantah. Para penuntut surga menjadi langka dan para penuntut neraka menjamur. Berbagai bid’ah dikultuskan layaknya landasan agama dan rukunnya. Pelaku sunnah dianggap melakukan bid’ah dan pelaku bid’ahlah yang justru dianggap pengamal sunnah. Antara kita dengan paham yang shahih tentang agama terbentang padang sahara yang siap memotong leher setiap orang yang berlalu. Pesta khamr, judi dan zina bukanlah sesuatu yang asing lagi. Dan alat-alat musik dan nyanyian syahwat telah memasuki rumah-rumah kaum muslimin ibarat tamu yang sangat mulia. Sungguh amat memilukan.

Begitu besarnya pengaruh dan dampak dari wafatnya Rasulullah tersebut dan banyaknya kaum muslimin yang tidak mengetahui dan menyadarinya. Kutipan diatas hanya bagian kecil dari dampak wafatnya Rasulullah. Ingin mendapatkan pengetahuan yang lebih dari dampak wafatnya Rasulullah bagi keluarga, sahabat dan umatnya secara umun, dahsyatnya peristiwa detik-detik menjelang wafatnya Rasulullah dan wasiat-wasiat terakhirnya serta apa yang harus kita lakukan setelah wafatnya Rasulullah? Jawabnya ada di dalam buku berjudul Terputusnya Wahyu dari Langit.

Dapatkan di agen/toko buku Islam terdekat atau kunjungi : http://www.at-tibyan.com



VN:F [1.9.6_1107]
Rating: 10.0/10 (4 votes cast)
VN:F [1.9.6_1107]
Rating: +3 (from 3 votes)
Wafatnya Rasulullah adalah Musibah Paling Besar Bagi Umat Islam, 10.0 out of 10 based on 4 ratings

ardi posted at 2010-2-22 Category: Mimbar Ilmu

Facebook comments:

Comments
  • Anas February 22, 2010 at 9:54 am

    Saya pernah membaca buku tersebut dan juga pernah mendengar rekaman kajiannya. Andai kita tahu bagaimana perasaan para shahabat ketika mereka kehilangan kekasih yang sangat mereka cintai. Begitu pula dengan kita, walaupun belum pernah bertemu dengan beliau saw tatkala kita membaca kisah wafatnya beliau, air mata mengalir tanpa terasa…

    VA:F [1.9.6_1107]
    Rating: 1.0/5 (1 vote cast)
    VA:F [1.9.6_1107]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  • beny February 25, 2010 at 8:08 am

    untuk apa nabi diutus ke bumi ??????????………..
    mengapa kita pesimis padahal nabi telah berpesan dan berwasiat tentang qur’an dan hadist……….

    bagaimana kita semestinya??????????

    VA:F [1.9.6_1107]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.6_1107]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  • Threaded commenting powered by Spectacu.la code.